Ratnamurty's Blog

Handynaaa benjol ya kamuuu? Makanya jangan kejedot! I miss u so mucho mucho tauk! ndi aku tau, aku bukan sahabat yang romantis, tapi ga tau kenapa malem ini pengen nulis aja buat kamu.

Okai, Here I go..

Inget ga ndi pertama kali kita dikenalin Arga-Adit di Extra hot? Masih inget ga muka aku gmana ngeliat pacar kamu waktu itu yang menurut aku belagunya setengah mati? hehe. Jauh sebelum kita pertama kali ketemu disana aku udah sering ngeliat kamu di kampus. Anak Komunikasi yang berwarna, easy going dan ceria. gombal ya aku? tapi itu beneran, pasti beda sama persepsi kamu pas pertama kali liat aku?hehe.

Inget ga waktu malem2 lo nemenin gw beli capcay di depan Ishiro? Itu pertama kalinya gw cerita tentang hubungan pacaran ke orang, dan dari situ gw udah tau kalo lo sama gw bakal sedeket sekarang. Lo orang yang paling tau semua tentang gw, lo orang yang selalu jadi tempat tempat sharing buat kuliah gw, pertemanan gw dan semua ttg hidup gw. Dan lo selalu ngerespon cerita gw dengan sejujurnya kan, lo ga pernah pura-pura atau nutup-nutupin sesuatu, biar gw tenang. Lo selalu ngomong jujur, walaupun lo tau itu akan nyakitin gw. Tapi ndi, itu yang sebenernya gw butuhin, gw butuh orang yang ngebenerin kalo gw salah dan gw butuh orang yang nyemangatin gw untuk gw lebih baik lagi, dan itu udah ada di sosok lo sebagai sahabat gw.

Only your real friends will tell you when your face is dirty. Sicilian Proverb

Terimakasih Handyna buat hari-harinya yang selalu ada buat aku, Maav kemarin-kemarin aku udah bikin kamu kecewa, kamu ga salah apa-apa, jadi jangan pernah ngerasa salah. Terimakasih udah selalu menjaga aku. I love u anyway.

Get well soon, see u di Fisipol!! Semangat Clean and Clear nya! Makan yang banyak, Obat penambah darah jangan lupa diminum.

 

This is the last time
That I will say these words
I remember the first time
The first of many lies
Sweep it into the corner
Or hide it under the bed
Say these things they go away
But they never do
Something I wasn’t sure of
But I was in the middle of
Something I forget now
But I’ve seen too little of

This is the last time
That I will show my face
One last tender lie
And then I’m out of this place
So tread it into the carpet
Or hide it under the stairs
Say that some things never die
Well I tried and I tried

Something I wasn’t sure of
But I was in the middle of
Something I forget now
But I’ve seen too little of

The last time
You fall on me for anything you like
Your one last line
You fall on me for anything you like
And years make everything alright
You fall on me for anything you like
AND I, NO I DON’T MIND

AJP

Posted on: 10/16/2009

Belum genap setahun, aku mengenal AJP. Ya. Adrian Jonathan Pasaribu. Kami dipertemukan oleh satu produksi film. Ramah, kreatif dan sangat humoris, itu yg aku tangkap waktu itu. Baru kali ini ada orang yang menjadikan etnisnya sendiri sebagai suatu banyolan.

Dari intensitas bertemu selama kurang lebih 2 minggu, aku tau ka Adrian sedang jatuh cinta dengan temannya yang kebetulan seniorku di sekolah dasar. Dia, tetap menunggu sampai hati perempuan itu melirik hatinya. Ya, perempuan itu sudah tidak single lagi. “Semangat ka Adrian!” Cuma itu yang bisa aku berikan ke AJP.

Film selesai, kami pun mulai jarang berinteraksi. Sesekali bertemu di kampus dan hanya bertegur sapa. Diluar itu hanya sebatas chit chat kecil di ym/msn sekedar membahas “DJARUM”. “ Iya kan ya kak? Hehe”

Akhir agustus 2009, kami berdua ada pada perbincangan serius tentang hati, ka Adrian dengan hati yang baru dan aku masih tetap pada hatiku. Banyak yang aku ambil dari perbincangan ini, walaupun AJP hanya sesekali bicara, saat itu adalah malamku ka, aku yang harus banyak bicara, mengeluarkan semua bisikan hatiku yang lama tidak bisa terdengar. Kami di tempat yang berbeda, namun bulir air mata tetap jatuh di tempatku. AJP juga menceritakan sedikit tentang hatinya yang baru, tidak jauh berbeda dengan kisahnya yang lama. Saat itu dan saat ini, hanya “sabar ka, semangat ka” yang bisa aku ucapkan, hatiku sedang tidak karuan juga.

Selesai aku menumpahkan semuanya, ada satu yang bisa aku ingat sampai saat ini, social climber. Aku percaya semua orang punya jalannya masing-masing untuk mencapai tujuan hidupnya. Malam itu aku berjanji pada diriku dan pada AJP untuk menyelesaikan semuanya setelah lebaran, apapun akhirnya itu sudah menjadi awal baru yang harus aku jalani tanpa lagi melihat ke belakang.

Dan, dua minggu setelah lebaran, janjiku sudah ditagih, belum siap, belum bisa menerima dengan hati yang lapang sebenarnya. Tapi, aku sudah berjanji waktu itu, mau tidak mau semua harus diterima. Hancur semua saat itu.

12 jam yang lalu aku bertemu dengan AJP. Mulai lah kehidupan baru untukku, janji ka, aku akan terus berjalan ke depan, tanpa melihat ke belakang, tapi tunggu sampai satu lagi urusan selesai ya ka. Aku lagi belajar ilmu ikhlas ka, ikhlas untuk semua pengalaman dan pelajaran hidup yang aku dapat dari awal aku kuliah sampai memasuki tahun ketiga, ikhlas untuk semua fakta yang diputar balikan, ka Adrian belajar ga di komunikasi, kiat-kiat pencucian nama dan menampilkan tokoh yang ada di pihak paling benar? Hehe

Ah udah ah, aku sudah berjanji. Janji. Janji. Bantu aku ya ka, buat bisa ngejalanin semuanya. Ada banyak pelajaran yang bisa aku ambil dari dua tahun ini ka. Banyak. Semua yang tidak perlu lagi terulang, ga akan terulang ka.

Aku dengan hati yang baru, ka Adrian dengan hati yang sama saat ini, apa mau pindah ka? Oia ka, bursa sudah dibuka nih. hehe

people think, because im young, Im not complex, but that’s not true. i deal with my life and love and broken hearts in the same way a woman a few years older might

Oktober, Pagi buta.

Setelah sekian lama masak sama mama, baru tadi aku sadar kalo setiap kita masak pasti ada aja bahan pembicaraan yg diomongin, dan kita hampir ga pernah diem setiap melakukan kegiatan di dapur. Di dapur, semua yang bisa dibahas pasti kita keluarin semua, dari masalah resep masakan, berita-berita terkini, sejarah keluarga, masalah kuliah, kerjaan mama, cerita-cerita tentang temen, cerita masalah naksir-naksiran sampe bayangan kedepan mau ngejalanin hidup kaya apa. Ga ngerti, kenapa kalo di dapur pasti lebih terbuka dan lebih nyaman buat ngobrol sama mama dibanding ruangan lain dirumah, mungkin karena dapur identik sebagai “woman’s area” kali ya.. Hehe..
Sebenernya bukan sama mama aja ko yg bisa ngobrol panjang di dapur, kalo lagi di jogja, pasti kalo lagi masak di kos nanti ngobrol panjang lebar sama anak kos yang lainnya, yang diomongin ya ga sama persis dong sama yang diomongin ke mama, kl sama anak kos yang diomongin masalah kuliah lah, ada juga yang curhat masalah cowo di dapur, gosip gosip kampus(hehe), film baru yang lagi diputer di bioskop sampe masalah fashion juga diomongin. Dapur bisa jadi ajang pinjam meminjam loh, maklum kan anak kos, jadi saling meminjami. Lewat dapur, sadar ga sadar aku jadi deket loh sama anak kos yg lain, karna setiap ke dapur entah untuk masak atau cuci piring, kalo ketemu anak kos yang lain kan ga mungkin ga negur atau ngobrol basa basi. Aku juga sering ga ketemu anak kos, tapi tiap ketemu di dapur doang, jadi dapur sangatlah berguna untuk bersilahturahim. Hehe. Oia, yang paling sering sih ya, klo di dapur kosan itu buat saling mengeluh tentang ibu kos yang galak. Hehe.
Hmm, banyak orang sebenernya yang bisa deket lewat dapur, ibu mertua dan menantu wanitanya mungkin bisa lebih deket setelah sering masak bareng di dapur, ada juga pasangan yang suka menghabiskan waktu dengan masak bareng, buat mereka itu menambah rasa sayang, maybe. Lewat dapur kita bisa menilai sebagian sisi seseorang. Dapur yang bersih dan terawat menandakan pemilik dan penggunanya adalah orang yang resik. Lewat dapur juga dapat membuat orang lebih suka pada seseorang, misalnya apabila wanita pandai memasak dan mengolah sesuatu di dapur, orang orang pasti akan senang dengan hasil olahannya, apalagi orang yang tinggal satu rumah dengannya pasti akan lebih senang lagi.
Mungkin karena kesakralan dapur ya muuncul istilah “dapur rumah tangga” yang berarti rahasia yang paling dalam dan tidak seharusnya dibawa keluar dari dapur. Hehe. Nah buat mama, temen-temen kos ku atau kamu semua yang suka ngobrol di dapur, biarlah semua yang kita bicarakan di dapur cukup di dapur aja yaa. Nanti kalo kita ketemu di dapur lagi kita lanjutin deh Kitchen ‘quality’ time kita lagi. Can’t wait fer more kitchen’quality’time.hehe.I crave fer more.
Hayoooo, kmukmukmu juga pasti sering kan curcol di dapuur?? Hehe

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!

my twitter

Error: Twitter did not respond. Please wait a few minutes and refresh this page.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.